Kamis, 28 Februari 2013

Install Windows Cepat (Restore WIM)


Kemarin pagi-pagi bener seorang user di jaringan kami membawa sebuah PC (Personal Computer) , trus ngomong kaya gini “ Komputer Rusak Tolong diperbaiki” Gubrak………… , mimpi ape gue semalam ….
Setelah saya cek ternyata menurut dugaan sementara kerusakan terjadi karena ada file windows yang tidak berjalan semestinya atau bisa dikatanakan ada file windows yang corrupt.

Masalah lagi nih, padalah computer itu harus cepat jadi, akhirnya saya menggunakan jurus cepat install ulang windows7 tersebut menggunakan “GIMAGEX” apa itu Gimagex bisa anda lihat di 
Untuk kasus ini saya sudah mempunyai WIM file nya, jadi langsung restore dari WIM file tersebut ke dalam computer target.
Restart dulu komputernya kemudian boot lewat flas atau cd tergantung Gimagex nya ditaruh dimana.
Ini dia penampakan dari Gimagex :

Untuk kali ini karena saya akan merestor file WIM maka saya pilih menu Apply, untuk menu capture digunakan apabila kita membuat file backup menjadi WIM yang nantinya akan kita gunakan untuk merestore.

O iya ada baiknya sembelum di restore drive dari system kita format
Dari CMD (Command Promt) ketik format d: /q (d=drive tempat system windows kita dan ada kemungkinan akan berbeda tergantun system windows kita berada pada drive mana ?)
Pada Apply setelah kita isikan source (WIM file yang akan kita gunakan)
Destination (drive yang akan dipakai sembagai system)
Kemudian klik tab “Apply” dan tinggal nunggu sambil minum kopi sekitar 10 menit tergantung dari spesifikasi computer masing-masing. ini dia screnshoot dari tab Apply

Waktu menunngu selesai dan restart computer , jadi dech windowsnya tanpa setting –setting macem sudah siap digunakan tinggal Telpon balik user tadi suruh ngambil kembali PC nya.
Lagi –lagi masalah yang saya hadapi dapat selesai dengan cepat dan mudah

Alhamdullillah saya ucapkan lagi , saya masih diberi kemudahan dalam melaksanakan pekerjaan saya.

* untuk kelengkapan GIMAGEX :




Senin, 25 Februari 2013

RDC (Remote Desktop Conncection)


Lagi asik-asik surfing di internet, saya di kagetkan bunyi  handphone saya, o .... ternyata ada sms masuk, langsung dech sms saya buka dan isinya begini “Nang kantor mas, arep njaluk tulung, jaringan connect tapi camera video ra bisa nangkep alias ra muncul gambar IP 207 trims” dalam bahasa indonesia kurang lebih seperti ini “ Lagi di kantor mas, mau minta tolong, jaringan connect tetapi comera vidio (cctv, istilah kerennya) tidak muncul gambarnya dari IP dengan angka terkahir 207, trims”, ya begitu kira kira.

Tuga seperti itu merupakan salah satu dari pekerjaan saya, walaupun tidak masuk dalam Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) dari sms tersebut saya sudah paham bahwa salah satu camera dari ip cllent xxx.xxx.xxx.207 mengalami masalah, terjadi disufungsi yaitu spesifikasi nya pada tidak bisa mengambil gambar.

Berarti kemungkinan masalah itu terjadi pada (menurut saya) :
  1. Setingan di cameranya
  2. Setingan di browsernya
  3. Ada kerusakan software

Setelah agak lama di cek sana sini, pertama browser dalam hal ini IE (Internet Explorer) normal, cek di software cameranya kelihatannya normal juga, cek di settingan cameranya kelihatannya normal juga, waduh bingung juga ini , semuanya normal kok IP Cameranya tidak berfungsi, akhirnya iseng-iseng setingan di IP Cameranya saya reset dan di set ulang, eh ..... ternyata jadi, saya jadi bertanya-tanya sendiri masa si seperti itu ? Apakah setiap IP Camera pada saat-saat tertentu harus di reset untuk bisa normal lagi ? Itu masih jadi pertanyaan dalam diri saya.
ini screenshot nya yang sudah jadi setelah di reset

Untung ada RDC (Remote Desktop Connection) yang memudahkan saya dalam menagani kasus-kasus seperti  diatas, TKP (Tempat Kejadian Perkara)  kasus tersebut adalah salah satu client di jaringan kami, kurang lebih jaraknya 20 KM dari kontor saya, jadi RDC (Remote Desktop Connection) sangat membantu sekali dalam penyelesaian masalah ini, bayangkan kalau harus langsung ke TKP (tempat kejadian perkara) memakan banyak waktu, tenaga, biaya dll, padahal hanya dikerjakan kurang dari ½ jam saja.

Dan untuk pekerjaan kali ini berjalan succses hanya dalam beberapa menit, tidak sampai ½ jam selesai dan sekarang bisa santai lagi kembali tanpa harus beranjak dari kursi tempat duduk saya. Hanya dikerjakan di depan komputer yang ada di meja kerja saya.
Screenshot awal dari RDC (Remote Desktop Connection)

Sekali lagi Alhamdulillah, saya masih diberi kemudahan dalam menyelesaikan urusan-urusan saya.

Sabtu, 23 Februari 2013

Ubuntu Gateway




Kemarin ada satu masalah dalam pekerjaan saya yaitu mengganti gateway server linux kebetulan dari turunan Ubuntu, saya termasuk orang yang tidak familiar dengan sistem jenis ini , pekerjaan saya yang sering berhadapan dengan system windows, jadi ada kesulitan untuk mengganti gateway dari system linux dan keturunannya.

Kenapa diganti , karena server ini akan digabung dan akan menjadi satu kedalam jaringan yang sudah ada  dan kebetulan ip dari server ubuntu ini masih satu segmen dengan salah satu segmen di jaringan yang sudah ada Cuma kebetulan ada perbedaan dari gateway nya.

Untuk jaringan yang sudah ada salah satu gateway nya adalah 192.168.30.71, sedangkan server linux yang baru ini menggunakan gateway 192.168.30.1. Awalnya bingung juga, otak atik  otak atik, tidak bisa juga, sudah lewat network connection tidak bisa juga, akhirnya googling ketemu juga, Solusinya lewat terminal perintahnya begini
Ifconfig – hanya untuk cek ipnya saja sih , memastikan



Kemudian cek gatewaynya perintahnya = route –n


Itu kelihatan bahwa gatewaynya 192.168.30.1 sebenarnya sih dengan gateway tersebut client masih bisa berkomunikasi dengan server tetapi  sering terjadi  RTO secara berkala dan itu sangat mengganggu, sering terjadi loss di client, jadi mau tidak mau gatewaynya harus disamanakan dengan jaringan yang sudah ada yaitu 192.168.30.71, alurnya seperti ini :
Hapus dulu gateway yang lama perintah nya route del default gateway 192.168.30.1
Kemudian buat gateway baru perintahnya  route add default gateway 192.168.30.71
Seperti gambar dibawah ini



Sampai disini selesai sudah mengganti gateway, trus kompi saya testart untuk melihat perubahan ,ternyata setelah hidup kembali gateway kembali  awal yaitu 192.168.30.1, waduh pusing juga ini, akhirnya googling lagi dech dan ternyata selain merubah gateway tersebut harus juga dirubah setingan interfacenya
Menggunakan perintah   gedit /etc/network/interfaces kemudian akan muncul kotak dialog baru



Nah di gateway saya ganti manual menjadi 192.168.30.71 kemudian networknya direstart menggunakan
sudo /etc/init.d/networking restart
selesai sudah ganti gateway server, ternyata begitu ya........ tidak semudah di windows , dan sekarang server ubuntu tersebut sudah siap dan bisa di akses dari semua client dalam jaringan yang sudah ada sekitar 30 pc, Alhamdulillah satu ilmu nambah lagi dalam perbendaharaan saya , sekali lagi Alhamdulillah (terima kasih Allah), untuk kemudian semoga saya selalu diberi kemudahan dalam segala urusan, Amiin

Kamis, 21 Februari 2013

Tahu Berterima kasih


“Aku tak peduli lagi, mereka akan mengatakan apa kepadaku. Lantaran terbukti engkaulah yang memelihara kelangsungan hidup kami. Terima kasih." (ucapan tokoh sakti sindung riwut  pada waktu dikalahkan oleh seorang anak muda bernama sangaji dalam buku “bende mataram”)

Perhatikanlah kalimat diatas , betapa dasyatnya kesadaran yang terbit dari dasar jiwa , sadar bahwa seseorang yang memelihara kelangsungan hidup nya maka dia tiadak akan peduli dengan semuanya ,
Alangkah hebatnya kalau kesadaran tersebut terbesit dalam jiwa kita, kesadaran yang timbul dari dasar jiwa bahwa ada yang memelihara kita , ada yang menjamin keberlangsungan hidup kita, Dialah yang maha besar, dialah yang maha hidup, dialah yang maha segalanya , Allah SWT .....
Kalau kita bisa merasa bahwa kita itu diperlihara maka seperti kalimat diatas “ kita tidak akan mempedulikan apapun” kita hanya akan fokus pada apa kehendak, aturan pemelihara kita,
Itulah orang yang tahu berterima kasih.