Rabu, 15 Januari 2014

Saya tidak setuju ……….!!!

Jaman sekarang siapa yang belum pernah mendengar kalimat itu, hampir tidak ada , semua orang pasti sudah pernah mendengarnya terutama dalam system demokrasi negara kita, setiap ada permasalahan kemudian diadakan musyawarah untuk mencari keputusan, dan selama proses itu pasti ada kata-kata magic “SAYA TIDAK SETUJU”
Itu di system demokrasi, bagaimana dalam kehidupan kita, apakah demokrasi berlaku ?
Apakah kita berhak untuk mengatakan “SAYA TIDAK SETUJU ……….”

Ternyata masih banyak sekali dalam kehidupan ini manusia yang tidak setuju dengan peran yang sudah melekat padanya, seakan-akan mengatakan bahwa “SAYA TIDAK SETUJU……, protes kepada tuhan atas perannya (setidaknya menurut dia) yang tidak seindah peran orang lain atau keadaan kita tidak  seperti apa yang kita harapkan. Padahal tuhan  itu sudah memberikan apa yang memang terbaik bagi kita, Cuma kadang apa yang sebenarnya terbaik bagi kita itu tidak sesuai dengan keinginan kita.

Kenapa seperti  itu ….

Mungkin cerita berikut bisa memberikan sedikit gambaran
Ada kakek-kakek giginya sudah habis alias ompong hidup dengan cucunya yang sangat sayang kepada kakek itu. Suatu hari kakek yang ompong minta dibelikan sate kambing, teringat masa lalu yang suka sekali makan sate kambing, cucunya kebingungan nanti kalau saya belikan sate kambing, kakek makannya bagaimana, gigi saja sudah tidak punya.

Akhirnya cucunya membeli sate kambing kemudian sate tersebut di blender agak kasar. Pada waktu disajikan kekek marah-marah karena mintanya sate kambing malah diberi bubur kasar.

Cerita diatas bisa menjadi gambaran bahwa tidak semua yang kita inginkan itu baik bagi kita. Coba kalau cucu tadi tetap membelikan sate kambing dan tidak di blender, si kakek tidak bakalan bisa menikmati sate itu, tetapi setelah di blender agak kasar, sang kakek bisa merasakan lagi enaknya makan sate.

Bukan berarti saya menyamakan manusia dengan tuhan tetapi bahwa allah SWT itu sudah memberikan apa yang terbaik buat kita, sesuai dengan usaha yang telah kita lakukan atau sesuai dengan kehendahNYA. Yang kadang oleh kita itu dianggap tidak baik karena apa yang diberikan kepada kita tidak sesuai dengan keinginan.