Jaman sekarang siapa yang belum pernah mendengar
kalimat itu, hampir tidak ada , semua orang pasti sudah pernah mendengarnya
terutama dalam system demokrasi negara kita, setiap ada permasalahan kemudian
diadakan musyawarah untuk mencari keputusan, dan selama proses itu pasti ada kata-kata
magic “SAYA TIDAK SETUJU”
Itu di system demokrasi, bagaimana dalam kehidupan
kita, apakah demokrasi berlaku ?
Apakah kita berhak untuk mengatakan “SAYA TIDAK
SETUJU ……….”
Ternyata masih banyak sekali dalam kehidupan ini
manusia yang tidak setuju dengan peran yang sudah melekat padanya, seakan-akan
mengatakan bahwa “SAYA TIDAK SETUJU……, protes kepada tuhan atas perannya (setidaknya
menurut dia) yang tidak seindah peran orang lain atau keadaan kita tidak seperti apa yang kita harapkan. Padahal
tuhan itu sudah memberikan apa yang
memang terbaik bagi kita, Cuma kadang apa yang sebenarnya terbaik bagi kita itu
tidak sesuai dengan keinginan kita.
Kenapa seperti
itu ….
Mungkin cerita berikut bisa memberikan sedikit
gambaran
Ada kakek-kakek giginya sudah habis alias ompong
hidup dengan cucunya yang sangat sayang kepada kakek itu. Suatu hari kakek yang
ompong minta dibelikan sate kambing, teringat masa lalu yang suka sekali makan
sate kambing, cucunya kebingungan nanti kalau saya belikan sate kambing, kakek
makannya bagaimana, gigi saja sudah tidak punya.
Akhirnya cucunya membeli sate kambing kemudian sate
tersebut di blender agak kasar. Pada waktu disajikan kekek marah-marah karena
mintanya sate kambing malah diberi bubur kasar.
Cerita diatas bisa menjadi gambaran bahwa tidak
semua yang kita inginkan itu baik bagi kita. Coba kalau cucu tadi tetap
membelikan sate kambing dan tidak di blender, si kakek tidak bakalan bisa
menikmati sate itu, tetapi setelah di blender agak kasar, sang kakek bisa
merasakan lagi enaknya makan sate.
Bukan berarti saya menyamakan manusia dengan tuhan
tetapi bahwa allah SWT itu sudah memberikan apa yang terbaik buat kita, sesuai
dengan usaha yang telah kita lakukan atau sesuai dengan kehendahNYA. Yang kadang
oleh kita itu dianggap tidak baik karena apa yang diberikan kepada kita tidak
sesuai dengan keinginan.
