Kita sebagai manusia dalam kehidupannya tidak
akan lepas dari bermasyarakat, bersosialisasi atau berinteraksi dengan orang lain,
masing masing orang tentunya akan berbeda dalam tabiat, sifat , temperamen dan
masih banyak lagi perbedaan lainnya, dari perbedaan itu akan muncul suatu
permasalahan yang adakalanya bisa menyakiti hati orang lain atau bisa menyalahi
orang lain atau juga bisa menyakiti hati kita. Walaupun kita anggap perbuatan
kita biasa tapi ternyata bisa saja perbuatan yang kita anggap biasa itu
ditangkap oleh orang lain sebagai hal yang bisa menyakiti hatinya. Atau sebaliknya
perbuatan yang oleh orang lain itu dianggap biasa tapi ternyata kita
menangkapnya sebagai perbuatan yang menyakiti hati kita, itu semua terjadi
sebagian besar karena adanya miss komunikasi/ kurang adanya komunikasi kedua
belah pihak.
Setiap kali kita atau juga orang lain merasa
disakiti hatinya tentunya hati ini akan sakit rasanya, dongkol, marah, tidak
terima itu wajar dan memang manusia ya seperti itu adanya. Tetapi ada hal yang
tidak wajar yaitu menyimpan kemarahan, ke dongkolan hati ini dalam jangka waktu
yang lama, toleransi agama untuk menyimpan kemarahan, sakit hati itu hanya
sampai 3 hari saja tidak lebih. Karena semakin lama perasaan itu kita simpan
akan semakin menyakitkan dan mungkin saja bisa berakibat kepada sakit fisik. Untuk
menjadi manusia besar kita harusnya bisa membuang perasaan itu secepatnya,
semampu kita maksimal ya 3 hari tidak lebih dan boleh kurang tentunya.
Untuk menyikapi masalah tersebut ada beberapa
hal yang mungkin bisa menyelesaikan dan kalo rutin dilakukan akan memunculkan
reaksi yang luar biasa dasyatnya. Silahkan dibuktikan kata guru saya. Hal
apakah itu . . . . . ? sederhana sekali
yaitu sebelum tidur kita berdoa seperti doa biasa yaitu doa mau tidur trus ada
satu tambahan doa yaitu “ YA ALLAH SAYA SUDAH MEMAAFKAN SEMUA ORANG YANG TELAH
MENYAKITI HATI SAYA HARI INI” ucapkan 3 x atau lebih kurang juga boleh, saratnya
ucapkan dengan penuh kesadaran, maka hati kita akan tenang karena semua
ganjalan dihati sudah sirna , sudah kita buang , semakin kita sering
mengucapkannya hati kita akan semakin ringan. Untuk doa selanjutnya kita
ucapkan setelah kita bangun tidur yaitu setelah kita berdoa seperti doa biasa selanjutkan
kita ucapkan “ HARI INI SIAPA YANG AKAN SAYA TOLONG”. Tentunya dengan
penuh kesadaran agar masuk ke bawah sadar kita untuk kemudian menjadi tabiat
kita yaitu suka memaafkan dan suka menolong tanpa pamrih. Alangkah bahagianya
apabila kebahagian kita itu terjadi karena kebahagiaan orang lain atau dengan
kata lain kita bahagia kalo melihat orang lain bahagia, kita bahagia dengan
menolong orang lain, kita bahagia dengan bisa mengeluarkan sesuatu dari kita
entah itu tenaga, harta atau pemikiran untuk kebahagiaan orang lain.
Sebagai penutup tentunya saya juga baru
memperoleh ini dari pertemuan rutin malam selasa di masjid abu bakar komplek
sdit Petambakan serta tentunya saya juga akan berusaha melaksanakan itu ,
semoga saya, anda dan kita semua bisa lebih bahagia kalo bisa memberikan
sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar