Saya rasa hampir semua mengerti apa maksud kata kata itu .
Ya. . . . ungkapan marah sebagaian
masyarakat terutama di lingkungan saya , kalau ada orang marah sampai
menyebut Asu . . . . .!!! Celeng . . . . . .!!! sudah bisa dipastikan orang tersebut dalam
kondisi temperatur tinggi , kondisi yang tidak memungkinkan untuk diajak
berdialog karena pikiran sudah tidak stabil sudah dikuasai marah.
Berkenaan dengan kata –kata tadi saya akan sedikit memberikan data data
yang saya temui dalam keseharian saya.
LATAH . . . . . .
Beberapa tahun yang lalau LATAH booming sekali di masyarakat kita, LATAH
adalah suatu
keadaan fisik di mana penderita secara spontanitas mengeluarkan respon (berupa
ucapan kata-kata atau kalimat dan sering disertai gerakan tubuh) terhadap suara
atau gerakan yang sifatnya mengagetkan penderita(wikipedia)
Dalam lingkungan saya sekarang ini masih
banyak menemui hal- hal tersebut setidaknya ada tiga perbandingan yang bisa
saya sajikan pada kali ini
- Ada orang yang pada saat mengalami kejadian yang mengagetkan mengeluarkan yang dalam persepsi saya di sebut dengan LATAH menggunakan kata kata kasar atau kata kata yang menurut budaya setempat dipandang sebagai kata kata kotor misa seorang yang dikagetkan oleh temannya dari belang trus keluar dari mulutnya kata kata Asu, Celeng . . . . Sialan , dengan nada keras dan hal itu sudah biasa
- Ada yang pada saat seperti itu mengucapkan kata kata biasa ( yang menurut budaya setempat tidak ada nilai negatifnya misal kucing kucing kucing , aduh, dll)
- Ada yang pada saat seperti itu mengucapkan kata kata terpudi misal Astaghfirulloh, innalillahi dll
Teman kerja saya mengalami hal yang serupa , sewaktu saya
kagetkan mengucapkan e. e. e kucing . . kucing . . kucing . . kucing. . . , padahal sudah ibu ibu , saya heran kenapa
begitu. Pernah saya memberikan sedikit saran kepadanya , alangkah lebih baik
apabila latah mengucapkan kata kata tersebut diganti saja dengan kata kata yang
bagus, ee. . . . malah dianya marah marah ya marahnya si tidak terlalu Cuma menunjukan
ketidak senangannya atas saran saya tersebut, pada waktu itu saya membandingkan
dengan anak sd it ( sekolah dasar islam terpadu) yang pada saat mengalami rasa
kekagetan pernah saya melihat langsung anak itu mengucapkan “astaghfirulloh”
pada saat itu saya sedikit termenung , anak sekecil itu sudah bisa mengucapkan
kata kata itu dibawah sadarnya .
Sedikit gambaran bahwa satu gelas susu kalau airnya
tumpah kan yang keluar susu, kalau segelasl kopi pas tumpah kan yang tumpah kopi artinya
apapun yang keluar itu sama dengan yang ada didalamnya, seperti halnya orang
yang lagi menjalani sebuah operasi besar pada saat dia masih terbius bukankah
mengeluarkan kata kata atau berperilaku yang diluar kebiasaan semasa dia sadar
?, lah kalau kata kata yang keluar tanpa
kita sadari seperti dalam kekagetan pada kasus diatas apakah mungkin kah sama artinya dengan segelas susu yang tumpahnya
susu ?
Kalau sama seperti itu apakah sebenarnya orang seperti
apa yang mengeluarkan kata kata pada angka 1 , angka 2 dan angka 3
diatas ?
Mungkinkah itu bisa mencerminkan siapa sebenarnya orang
tersebut ?
Semuanya terserah anda untuk memilih nya tapi alangkah
baiknya apabila dalam keadaan diluar kendali , kita bisa mengucapkan kata kata
yang baik-baik..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar