Selama 3 hari dari tanggan 3 – 5 Juni 2013 saya berada di
Lapas Nusakambangan. Hari pertama saya berada di Lapas Batu, lapas kelas 1 di
Nusakambangan, bertemu dengan para narapidana yang ada disana, saling bersapa,
berbicara, bersalaman, duduk bareng dengan mereka. Rata-rata dari mereka masa
hukumannya diatas 10 tahun walau ada
yang dibawah 10 tahun, yang dihukum mati pun banyak, yang dihukum seumur hidup
juga tidak sedikit. Mulai dari kasus
perampokan dengan kekerasan, pembunuhan, narkoba, teroris semua ada di lapas
tersebut. Yang membuat saya agak heran, umur mereka banyak yang masih muda dari
kelahiran 1992, 89, 85, 87, 80, 83 dan sebagainya itu kan relatife muda. Sebelum
masuk kesana saya merasa agak takut mungkin karena image bahwa orang dalam
penjara itu orang yang tidak baik, orang yang jahat, tetapi ternyata mereka
sangat sopan, beradap , menurut saya meraka punya perilaku yang sama dengan
orang –orang yang berada diluar lapas atau ini hanya persepsi saya, karena
hanya beberapa hari saja saya bersama mereka. Mungkin juga perilaku tersebut
hasil dari pendidikan yang diterapkan dalam lapas.
Saya jadi teringat pada pada waktu acara ILC (Indonesia Lawyer Club) di salah satu
stasiun televisi Indonesia pembawa acaranya karni ilyas pernah mengutip kata “ Tidak Semua Orang Dalam Penjara Itu
Orang Tidak Baik Begitu Pula Sebaliknya Tidak Semua Orang Diluar Penjara Itu
Orang Baik”.
Ada nilai plus bagi orang yang dalam penjara setidaknya
menurut saya, begini mungkin orang yang dipenjara itu pada awalnya orang baik
yang melakukan tindakan tidak baik kemudian divonis oleh hakim dan berubah baik
setelah nya. Itukan nilai plus
Kemudian sekarang kenyataannya orang yang diluar penjara
pada awalnya adalah orang baik sebagian dari mereka melakukan tindakan tidak
baik dan sampai sekarang masih melakukan tindakan tidak baik entah kapan akan
berubah karena tidak ada shock terapi yang kuat untuk merubah tindakan tidak
baik tersebut.
Tinggal kita sekarang yang termasuk orang diluar penjara,
apakah akan tetap melakukan tindakan tidak baik nunggu nanti ada shock terapi
datang entah shock terapi seperti teman-teman dilapas atau shock terapi yang
lain. Ada alternative yang menyenangkan menurut saya yaitu berusahalah meninggalkan
tindakan tidak baik sekarang tidak usah menunggu shock terapi datang dan
nikmati hidup ini dengan melakukan tindakan-tindakan yang baik.
Nikmati kehidupan ini dengan melakukan kebaikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar