Jumat, 07 Juni 2013

Nusakambangan

Selama 3 hari dari tanggan 3 – 5 Juni 2013 saya berada di Lapas Nusakambangan. Hari pertama saya berada di Lapas Batu, lapas kelas 1 di Nusakambangan, bertemu dengan para narapidana yang ada disana, saling bersapa, berbicara, bersalaman, duduk bareng dengan mereka. Rata-rata dari mereka masa hukumannya  diatas 10 tahun walau ada yang dibawah 10 tahun, yang dihukum mati pun banyak, yang dihukum seumur hidup juga tidak sedikit. Mulai dari  kasus perampokan dengan kekerasan, pembunuhan, narkoba, teroris semua ada di lapas tersebut. Yang membuat saya agak heran, umur mereka banyak yang masih muda dari kelahiran 1992, 89, 85, 87, 80, 83 dan sebagainya itu kan relatife muda. Sebelum masuk kesana saya merasa agak takut mungkin karena image bahwa orang dalam penjara itu orang yang tidak baik, orang yang jahat, tetapi ternyata mereka sangat sopan, beradap , menurut saya meraka punya perilaku yang sama dengan orang –orang yang berada diluar lapas atau ini hanya persepsi saya, karena hanya beberapa hari saja saya bersama mereka. Mungkin juga perilaku tersebut hasil dari pendidikan yang diterapkan dalam lapas.

Saya jadi teringat pada pada waktu acara  ILC (Indonesia Lawyer Club) di salah satu stasiun televisi Indonesia pembawa acaranya karni ilyas pernah mengutip kata “ Tidak Semua Orang Dalam Penjara Itu Orang Tidak Baik Begitu Pula Sebaliknya Tidak Semua Orang Diluar Penjara Itu Orang Baik”.
Ada nilai plus bagi orang yang dalam penjara setidaknya menurut saya, begini mungkin orang yang dipenjara itu pada awalnya orang baik yang melakukan tindakan tidak baik kemudian divonis oleh hakim dan berubah baik setelah nya. Itukan nilai plus

Kemudian sekarang kenyataannya orang yang diluar penjara pada awalnya adalah orang baik sebagian dari mereka melakukan tindakan tidak baik dan sampai sekarang masih melakukan tindakan tidak baik entah kapan akan berubah karena tidak ada shock terapi yang kuat untuk merubah tindakan tidak baik tersebut.

Tinggal kita sekarang yang termasuk orang diluar penjara, apakah akan tetap melakukan tindakan tidak baik nunggu nanti ada shock terapi datang entah shock terapi seperti teman-teman dilapas atau shock terapi yang lain. Ada alternative yang menyenangkan menurut saya yaitu berusahalah meninggalkan tindakan tidak baik sekarang tidak usah menunggu shock terapi datang dan nikmati hidup ini dengan melakukan tindakan-tindakan yang baik.


Nikmati kehidupan ini dengan melakukan kebaikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar